Selamat Ulang Tahun, Stéphane Mbia!
108Jakarta.com - Stéphane Mbia lahir 20 Mei 1986, ia merupakan seorang pemain sepak bola berkebangsaan Kamerun yang kini bermain untuk klub Queens Park Rangers F.C.. Berposisi sebagai bek. Dia pertama kali bermain di timnas Kamerun sejak tahun
Perintah Terakhir Ferguson untuk Pemain MU
108Jakarta.com - Setelah pensiun, mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, punya satu perintah yang harus tetap dipatuhi. Ia meminta Rio Ferdiannd dkk untuk berhenti memanggilnya \'Bos\'. Ferguson menutup karir kepelatihannya dengan lag

108Jakarta.com - Tugu Identitas Kudus terletak di depan pertokoan Matahari dan posisinya sangat strategis karena berada di tengah Kota Kudus.
Waduh, Katy Perry Diacuhkan Robert Ackroyd
108Jakarta.com - Katy Perry sepertinya memang tidak beruntung soal cinta. Setelah putus dari 'si playboy' John Mayer, Katy malah diacuhkan gitaris band Florence + The Machine, Robert Ackroyd.

108Jakarta.com, Kebon Sirih - Anda pasti tak asing dengan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Beberapa gedung penting, berdiri disana, sebut saja Gedung DPRD DKI Jakarta.
![]() |
| Dahlan Iskan. (Foto: int) |
108Jakarta.com, Kebon Jeruk - Meski jumlah penderitanya terus meningkat, namun obat Hepatitis tetap belum dikenal masyarakat. Apalagi, harganya sangat mahal.
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, mengatakan salah satu jenis obat Hepatitis C yaitu Lamivudin, hanya terjual 350 botol per bulan di seluruh Indonesia.
Padahal, ada 30 juta penduduk Indonesia yang sudah terinfeksi Hepatitis B dan C yang bisa berakibat pada Sirosis Hati dan Kanker Hati.
"Jumlah itu masih sangat kecil dibanding jumlah penderita Hepatitis, makanya saya dorong Lamivudin produksi di Indonesia karena harganya mahal," ujar Dahlan dalam seminar Peringatan Hari Hepatitis Sedunia Ke-3 di Kementerian Kesehatan, hari ini.
Dahlan bercerita, obat Hepatitis yang dipakainya seharga Rp800 ribu per bulan. Harga tersebut dinilai tidak terjangkau bagi sebagian masyarakat Indonesia. Dahlan adalah mantan penderita Hepatitis C yang berpotensi terkena kanker hati stadium lanjut.
Dahlan mengaku, transplantasi dan obat-obatan telah menyelamatkan nyawanya yang sempat divonis dokter hanya bertahan enam bulan paska didiagnosa.
"Kita tahu transplant bukan jalan terbaik, karena biaya pasca transplantasi sangat mahal. Saya dulu habis Rp15 juta per bulan pasca transplantasi. Sebenarnya jalan yang terbaik adalah vaksinasi," ujarnya.
Dahlan menjalani transplantasi hati di China lima tahun yang lalu. Hingga saat ini, ia tetap rutin mengkonsumsi obat.
Dahlan menceritakan awal mula ia mengetahui terinfeksi Hepatitis C. Diawali dengan muntah darah, mantan direktur PLN (persero) ini tak lama menderita sirosis berat. "Saluran pencernaan saya penuh gelembung-gelembung darah yang siap meletus kapan saja, setelah diperiksa ternyata sudah kanker," ujarnya.
Dahlan mengatakan, dalam waktu dekat perusahaan farmasi pelat merah, PT Kimia Farma Tbk akan mendirikan Rumah Sakit khusus Hepatitis untuk mengantisipasi jumlah penderita yang terus bertambah. (han)
