Gile Bola

Kiper San Lorenzo Kagumi Casillas

108Jakarta.com - Sebastian Torrico mengakui bahwa dirinya sangat kagum akan kiprah Iker Casillas, baik bersama Real Madrid maupun timnas Spanyol. Menurut kiper San Lorenzo itu, Casillas adalah pemain yang luar biasa. Torrico, 34, mengatakannya jelan


Wilder Siap Bertarung Lebih dari Empat Ronde

108Jakarta.com - Petinju kelas berat belum terkalahkan asal Amerika Serikat, Deontay Wilder mengungkapkan bahwa dirinya tidak khawatir seandainya dia bakal berlaga hingga 12 ronde dalam satu penampilannya. Raja KO berjuluk The Bronze Bomber itu belum

Kudus Jateng

108Jakarta.com - Tugu Identitas Kudus terletak di depan pertokoan Matahari dan posisinya sangat strategis karena berada di tengah Kota Kudus.


Waduh, Katy Perry Diacuhkan Robert Ackroyd

108Jakarta.com - Katy Perry sepertinya memang tidak beruntung soal cinta. Setelah putus dari 'si playboy' John Mayer, Katy malah diacuhkan gitaris band Florence + The Machine, Robert Ackroyd.


Ini Dia Riwayat Kebon Sirih

108Jakarta.com, Kebon Sirih - Anda pasti tak asing dengan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Beberapa gedung penting, berdiri disana, sebut saja Gedung DPRD DKI Jakarta.

Jakarta Kite 22 Juni 2012 12:32

Kapolres Jakarta Pusat Dituntut Minta Maaf Pada Pengojek
Jakarta Pusat

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Angesta Romano Yoyol ( foto:int)

108Jakarta.com, Lapangan Banteng - Lembaga Bantuan Hukum Jakarta,  memenuhi janjinya melayangkan somasi terbuka kepada Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Angesta Romano Yoyol, kemarin (21/6).

 

Somasi dilakukan setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memvonis bebas tukang ojek yang dituduh terlibat perampokan, Hasan Basri.  Kapolres harus mempertanggungjawabkan penderitaan Hasan yang meringkuk di rumah tahanan Salemba selama delapan bulan.  Somasi disampaikan agar pihak polisi meminta maaf kepada Hasan dan keluarga. Permintaan maaf tersebut disampaikan kepada public secara terbuka melalui 10 media cetak maupun elektronik.



Kasus ini bermula saat polisi menangkap Hasan pada 9 November 2011 silam di pangkalan ojek Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Tanpa banyak kata, sekitar pukul 20.00 WIB, Hasan dibawa sejumlah polisi ke Polsek Menteng dengan tuduhan terlibat perampokan. Di Polsek Menteng, Hasan menyatakan dipaksa untuk mengakui tuduhan polisi. Setelah itu, Hasan harus mendekam di tahanan Polsek Menteng dan Rutan Salemba.



Setelah melalui persidangan selama lebih kurang 6 bulan, Hasan akhirnya divonis tidak bersalah dan tidak terbukti terlibat dalam perampokan. Keputusan bebas itu dikeluarkan oleh ketua majelis hakim Purwono Edi Santosa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 20 Juni 2012. Hasan kini sduah kembali ke rumah dan belum bisa kembali melakukan pekerjaan semula sebagai pengojek. (suh)



indeks berita
Untuk mengomentari berita ini Anda harus login terlebih dahulu. klik di sini untuk login komentar.




© Copyright 108Jakarta.com - All rights reservedmember of my3rabbits.com