Gile Bola

Xavi Hernandez: Messi Monster Buas!

108Jakarta.com - Hanya dalam waktu beberapa hari, Lionel Messi sudah memecahkan dua rekor. teranyar, La Pulga memecahan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Champions. Xavi Hernandez menyebutnya sebagai predator buas di depan gawang lawan


Bayern Muenchen Persilakan Shaqiri Pergi

108Jakarta.com - Bayern Muenchen siap melepas bintangnya, Xherdan Shaqiri, pada bursa transfer Januari nanti. Hal itu diungkap oleh Presiden kehormatan Bayern Muenchen, Franz Beckenbauer. Pemain berusia 23 tahun tersebut baru tiga kali tampil sebaga

Kudus Jateng

108Jakarta.com - Tugu Identitas Kudus terletak di depan pertokoan Matahari dan posisinya sangat strategis karena berada di tengah Kota Kudus.


Waduh, Katy Perry Diacuhkan Robert Ackroyd

108Jakarta.com - Katy Perry sepertinya memang tidak beruntung soal cinta. Setelah putus dari 'si playboy' John Mayer, Katy malah diacuhkan gitaris band Florence + The Machine, Robert Ackroyd.


Ini Dia Riwayat Kebon Sirih

108Jakarta.com, Kebon Sirih - Anda pasti tak asing dengan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Beberapa gedung penting, berdiri disana, sebut saja Gedung DPRD DKI Jakarta.

Betawi Punye Cerite 04 Mei 2012 8:14
Siapa Sebenarnya Pangeran Papak
Makam Pangeran Papak di Cinunuk, Garut. (foto: int)

108Jakarta.com, Kelapa Gading - Bagi masyarakat Kelapa Gading tempo dulu, sebutan Pangeran Papak lebih popular dibandingkan nama asli beliau yaitu Raden Wangsa Muhammad.

 

Sebutan Papak untuk Raden Wangsa Muhammad dikarenakan karena tangannya papak atau rata dijari tengah dan telunjuk.  Pangeran atau Kyai Papak selalu mengunakan kelebihannya, yaitu sama ratanya kedua jarinya untuk berdakwah.

 

"Tiada perbedaan antara manusia di mata Allah melainkan hanya amal ibadahnya. Barang siapa diantara kalian menjalankan apa yang saya ajarkan tentang ilmu kesucian, ilmu kenabian, ilmu kerasulan dan ilmu kesucian maka kalian kelak akan disejajarkan dengan para kekasih Allah/aulia Allah/wali Allah," sambil Pangeran Papak menunjukkan kedua jarinya yang tidak pendek sebelah.

 

Sebutan Papak bagi Raden Wangsa Muhammad karena sikap dan prinsip beliau. Raden Wangsa Muhammad memiliki prinsip tidak pernah membeda-bedakan derajat manusia berdasarkan ajaran agama Islam.

 

Tidak ada perbedaan antara golongan ningrat dengan golongan cacah. Hal terpenting adalah berakhlakul karimah dan mempunyai niat suci. Atas inilah mendapat julukan Pangeran Papak. Sehingga Pangeran Papak diartikan seorang yang berbudi luhur dan tidak pernah membedakan harkat derajat manusia (papak= rata, sama).

 

Anjuran Raden Wangsa Muhammad atau Pangeran Papak kepada masyarakat adalah agar hati selalu tentram: ulah ngingu kabingung, miara kasusah, sangkan aya dina kagumbiraan manah (agar hati selalu tetap gembira). (ridwan saidi)






* Penulis adalah  seorang budayawan Betawi, yang banyak terlibat dalam aktivitas pelestarian budaya serta menulis buku-buku mengenai masyarakat Betawi.



indeks berita
Untuk mengomentari berita ini Anda harus login terlebih dahulu. klik di sini untuk login komentar.




© Copyright 108Jakarta.com - All rights reservedmember of my3rabbits.com